Posted in Kajian Islam

Ikhtiar Dan Amalan Yang Belum Terpanggil Ke Tanah Suci

Beberapa hari yang lalu telah kita antar dan lepas saudara saudara kita yang mendapat panggilan ke tanah suci Mekkah untuk melaksanakan ibadah haji. Rasa haru dan bahagia mengiringi dalam melepas kepergian mereka dari segenap keluarga, saudara, teman dan handai taulan serta para tetangga dengan iringan do’a semoga selama dalam menjalankan ibadah di tanah suci Mekah selalu dalam kemudahan dan selamat pergi dan selamat kembali ke tanah air.

Tahun 2015 ini pelaksanaan ibadah haji diharapkan lebih baik dari tahun tahun sebelumnya. Walaupun pada tahap penyelesaian administrasi untuk mendapatkan visa mendapat beberapa kendala dan keterlambatan. Hal ini menurut keterangan pihak penyelenggara karena ada perubahan sistem dari tahun tahun sebelumnya.

Terlepas dari semua itu Ibadah haji adalah merupakan salah satu rukun islam yang mesti dilaksanakan dan ditunaikan bagi yang sudah mampu. Mampu dalam artian mampu dari segi ekonomi, fisik dan ilmu tentang pelaksanaan ibadah haji itu sendiri dan niat yang kuat tertanam dalam diri masing-masing. Ibadah Haji tergolong ibadah yang berat namun istimewa. Karena barang siapa yang melaksanakan ibadah haji dengan penuh keimanan dan ketaqwaan, dan semata-mata menjunjung perintah Allah kemudian mendapatkan haji yang mabrur, maka tiada balasan lain kata Allah swt kecuali surga Nya Allah.

Acara Pelepasan Haji di Mesjid Besar Nurul Hidayah Sungai Salak
Acara Pelepasan Haji di Mesjid Besar Nurul Hidayah Sungai Salak

Seperti dikatakan sebelummnya bahwa ibadah haji adalah ibadah yang memerlukan beberapa aspek kemampuan baik ekonomi, fisik dan ilmu tentang ibadah haji itu sendiri, serta niat yang kuat dari hamba untuk menunaikan, maka jika salah satu dari semua aspek itu tidak terpenuhi maka akan sangat berdampak pada keberhasilan ibadah haji itu sendiri.

Sebagai contoh orang yang mampu secara ekonomi, fisik dan ilmunya namun belum sedikitpun ada terbetik niat maka dengan sendirinya  tidak akan pernah dia akan pergi haji. Kenyataan ini banyak kita temui ditengah tengah masyarakat kita, orang yang terpandang dan kaya dan dikategorikan sudah mampu untuk melunasi segala biaya haji, tapi belum juga menjadi seorang haji dan kelihatan tidak ada sedikitpun mungkin terbesit dalam hatinya untuk berangkat ke tanah suci. sebaliknya ada juga saudara kita yang ingin sekali berangkat haji, namun dari segi ekonomi sangat tidak memungkinkan, walalupun fisik dan ilmunya ada.

Beruntunglah bagi kita yang masih terbesit dalam hatinya dengan kuat untuk berharap dan bisa melaksanakan ibadah haji namun terkendala dengan persoalan ekonomi, hendaknya tetap bersabar dan bersyukur bahwa kita masih diberi oleh Allah hidayah didalam hati keinginan untuk juga bisa melaksanakan ibadah haji sebagaimana saudara-saudara kita yang telah melaksanakan ibadah haji.

Teruslah berusaha dan berdo’a dengan niat yang tulus mudah-mudahan kita yang belum dapat melaksanakan rukun islam yang kelima ini suatu saat nanti dapat mengunjungi Baitullah.

Lantas jika belum kesampaian juga niat melaksanakan ibadah haji dan umrah, maka kita jangan berkecil hati, ada pahala yang disediakan oleh Allah swt bagi kita yang bisa kita amalkan dan itu akan sama dengan nilai pahalanya orang-orang yang telah mendapatkan kesempatan melaksanakan ibadah haji dan umrah ke tanah suci Mekah.

Rasulullah SAW menjelaskan dalam hadist beliau yang diriwayatkan oleh Tirmidzi yang saya kutip dari buku Keajaiban Sholat Subuh yakni : ” Barang siapa yang melaksanakan sholat subuh berjamaah, kemudian duduk ditempat sholatnya seraya berzikir kepada Allah, hingga matahari terbit. Setelah itu ia mengerjakan sholat dua rakaat, maka ia memperoleh pahala seperti pahala haji dan umrah dengan sempurna, sempurna, sempurna”.

Inilah usaha dan ikhtiar kita yang dijelaskan oleh Rasulullah agar kita yang belum menunaikan ibadah haji dan umrah untuk dapat menyamai pahala sebagaimana pahala saudara-saudara kita yang saat ini telah berangkat ketanah suci Mekah.

Semoga kita dibukakan hidayah dan kelapangan untuk dapat melaksanakan amalan sebagaimana petunjuk Rasulullah ini. syukur-syukur kita disamping dapat mengamalkan hadist ini kita juga suatu saat nanti diberi kesempatan untuk dapat mengunjungi Baitullah di tanah suci Mekah untuk berhaji dan umrah. Amin ya Rabbal Alamin.

Wallahu’alam.

 

Penulis:

Hanya seorang hamba yang ingin berbagi dan bersilaturahmi, mencoba belajar menulis semoga apa-apa yang ditulis membawa manfaat bagi diri sendiri terutama dan bermanfaat untuk orang banyak. Mari tebarkan kebaikan dan jauhkan segala permusuhan semoga bangsa yang kita cintai ini menjadi tempat yang nyaman dan aman untuk menjalani kehidupan menuju kehidupan yang sebenarnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s