Posted in Kajian Islam

BULAN KESABARAN DAN PEMBERSIH DIRI

Bulan Mulia Ramadhan 1436 H telah datang dan menyapa kita semua umat Muhammad SAW. Allah SWT berfirman dalam Surat Al Baqarah ayat 183 Yang bermakna : “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orang-orang terdahulu sebelum kamu agar kamu benar-benar menjadi orang yang bertaqwa”.

Sebagai bulan mulia,  Ramadhan adalah tempat penempaan dan pelatihan diri untuk mencapai derajat taqwa dengan cara beramal saleh,  Bulan Suci Ramadhan sangat dinantikan kedatangannya oleh Muslim yang beriman. Bagi Muslim yang tahu akan banyaknya berkah dan karunia Allah SWT di bulan ini mereka akan merasa sangat gembira menyambutnya dan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang hanya ada sekali dalam setahun.

Tidak ada bulan yang membuat orang beriman bergembira sebagaimana bulan Ramadhan dimana saat akan datangnya berbuka semua orang merasa bergembira. Kegembiraan lain orang-orang beriman dengan kedatangan bulan Ramadhan adalah adanya malam kemuliaan (Lailatul-Qadar).

Ramadhan telah masuk lalu Nabi Muhammad SAW bersabda  Sesungguhnya telah datang padamu suatu bulan yang penuh barakah, Allah swt mewajibkan kepadamu mempuasakan-nya padanya, dibuka pintu surga dan ditutup pintu neraka dan setan-setan dibelenggu. Padanya terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan, kepada siapa saja yang tidak diberikan kepadanya kebajikan pada malam itu, berartilah telah diharamkan baginya segala rupa kebajikan.”

Semua mukmin yang beriman berharap akan mendapatkan Lailatul Qadar, karena keistimewaan Lailatul Qadar hanya diberikan pada Umat Muhammad SAW.  Beramal dan beribadah pada malam itu bagaikan beribadah selama 1000 bulan atau lebih kurang 83 tahun. Subhanallah, dibanding usia kita umat Muhammad SAW yang rata-rata dibawah 80 tahun.

Melalui bulan Mubarak ini kita diberikan bonus oleh Allah SWT untuk mencapai ibadah seperti orang-orang yang berusia panjang hingga 80 tahun. Semua kita yang merasa senang dengan Ramadhan dan sangat mengharapkan untuk dapat memaksimalkan ibadah dibulan Ramadhan ini, dan meminta kepada Allah Swt agar diberikan kesehatan dan kekuatan serta hidayah untuk dapat menunaikan kewajiban puasa dan beribadah sebagaimana yang dianjurkan oleh Nabi kita Muhammad SAW. Karena di bulan ini adalah sangat baik bagi kita setiap muslim untuk banyak melakukan ketaatan seraya mengoreksi diri dan mengevaluasi diri sejauh mana sudah kita bisa melaksanakan segala perintah dan menjauhi segala larangan Allah SWT.

Disamping itu di bulan Ramadhan kita sangat dianjurkan untuk selalu menjalin silaturahim dan kebersamaan dengan cara memeperbanyak sedekah kepada orang orang yang membutuhkan. Disaat kita berpuasa dalam kondisi lapar dan dahaga sesungguhnya disaat itulah waktu untuk kita lebih bisa merasakan bagaimana seharusnya kita untuk dapat mengendalikan segala hawa nafsu yang selalu menjerumuskan dan membawa manusia kedalam jurang kehinaan.

Di bulan ini kita umat muslim sangat dituntut untuk banyak bersabar dalam segala sikap dan tindakan, agar supaya ibadah puasa yang dijalankan dapat sempurna pahalanya. Bersikap sabar memang mudah dan enak untuk diungkapkan, namun pada prakteknya tidak semudah sebagaimana ungkapan.

Seandainya kita mampu selalu bersikap sabar  kita akan mendapatkan beberapa kebaikan yang antara lain yakni orang yang bersikap sabar akan senantiasa dalam pertolongan Allah, akan mendapat balasan yang lebih baik dan pahala yang tanpa batas serta akan mendapatkan kepemimpinan dalam agama.

Adapun upaya kita untuk bisa berlaku sabar adalah banyaklah bermujahadah dan memohon kepada Allah agar Allah swt menganugerahkan kesabaran kepada kita.

Rasulullah SAW bersabda ; “inilah (Ramadhan) bulan kesabaran dan ganjaran bagi kesabaran sejati adalah surga”. (HR. Ibnu Khuzamah)

Momentum puasa Ramadhan ini adalah sebuah waktu yang baik untuk kita meningkatkan amal ibadah,  memohon ampunan Allah untuk kembali membersihkan dan mensucikan diri serta jiwa agar kita sebagai muslim termasuk orang yang beruntung dan bukan termasuk kepada orang-orang yang merugi. Sebagaimana Firman Allah SWT dalam Surat Asy Syams Ayat 9 dan 10 yang maknannya : “sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.”

Dengan menjalankan ibadah puasa, manusia telah memilih untuk menahan diri dari hal-hal yang sebenarnya halal untuknya. Sejak terbit fajar sampai dengan terbenamnya matahari manusia menahan diri dari makan, minum, dan bersetubuh. Kalau ia mau ia bisa saja melakukannya. Toh tidak ada yang mengetahuinya. Saat berada di rumah yang tertutup, di dalam kamar yang terkunci, tidak ada orang lain yang mengetahui jika ia makan atau minum. Tetapi ia tidak melakukannya karena Allah SWT.

Di sinilah hikmah puasa,  melatih seseorang untuk menahan nafsu syahwatnya yang merupakan bagian inheren dari kotoran jiwa. Puasa dapat membersihkannya karena pada puasa ada paksaan untuk mengerem berbagai hasrat yang dicenderungi oleh manusia. Padahal seringkali penyakit hati dan kotoran jiwa justru muncul ketika seseorang tanpa kendali menuruti semua keinginannya.

Dibulan Ramadhan kita dianjurkan untuk banyak membaca Al Quran, melaksanakan ibadah sunah lainnya serta iktikaf di mesjid, banyak memohon ampun dan berdoa.  Ada banyak Doa di bulan Ramadhan yang diwariskan oleh orang-orang saleh terdahulu, – semoga allah SWT merahmati mereka – salah satunya yakni yang saya kutip dari Terjemah MAJMU SYARIF, oleh Ahmad Sunarto.

“Wahai Tuhanku, para peminta telah berdiri di pintu-Mu, perahu orang-orang miskin telah berdiri di atas pantai lautan kemuliaan-Mu, semua mengharap-harap lewatnya waktu rahmat dan nikmat-Mu.

Wahai Tuhanku, jika Engkau tidak memuliakan di dalam bulan yang mulia ini, kecuali kepada orang-orang yang Ikhlas kepada-Mu melakukan puasa, lalu bagaimanakah orang yang bergelimpangan dengan dosanya.

Wahai Tuhanku, bila Engkau tidak merahmati kecuali pada orang-orang yang patuh, lalu bagaimanakah nasib orang durhaka. Dan jika Engkau tidak mengabulkan kecuali pada orang-orang yang beramal, lalu bagaimana pula bagi yang tidak beramal.

Wahai Tuhanku, beruntunglah orang-orang yang melakukan puasa, dan berbahagialah orang-orang yang beribadah di malam harinya, maka rahmatilah kami dengan rahmat dari-Mu, bahagiakanlah kami dengan anugerah dan belas kasihan-Mu, ampunilah kami semua, dengan rahmat-Mu wahai Dzat Yang paling belas kasihan.

Semoga Allah melimpahkan salawat dan salam atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW, keluarga dan para sahabat beliau.

Segala Puji Bagi Allah, Tuhan Semesta Alam. Amin.

Melalui puasa di bulan Ramadhan kita dibawa kepada suatu kondisi dan momentum yang sangat baik dalam rangka mensucikan diri. Mensucikan diri lahir dan bathin. Ibadah puasa kita dilihat secara jasmani akan mendapatkan suatu kebaikan dimana dengan menahan diri untuk tidak makan dan minum selama sebulan penuh akan sangat baik untuk kesehatan.

Tubuh kita terutama perut yang selama sebelas bulan dipaksa untuk bekerja siang dan malam, di bulan Ramadhan sejenak di istirahatkan. Hal yang demikian dari segi medis akan sangat baik untuk kesehatan. Sebagaimana yang kita ketahui segala macam penyakit bersumber dari perut.

Berpuasa secara rohani akan dapat membersihkan segala kotoran dalam jiwa dan hati. Dengan berpuasa kita di uji untuk menahan segala sesuatu yang dapat mengurangi dan membatalkan pahala puasa. Menjaga mulut, pandangan, syahwat dan nafsu rendah lainnya. Dengan begitu jika kita dapat melaksanakan puasa secara sempurna maka jiwa kita akan bersih. Bersih dari perbuatan yang menyimpang dan cenderung merugikan diri sendiri dan orang lain.

Pembersih terakhir dari puasa adalah melaksanakan dan menunaikan zakat fitrah. Dengan berzakat fitrah puasa kita menjadi sempurna dan kita bersih dan suci bagai bayi yang baru dilahirkan. Untuk itu mari kita manfaatkan momentum Ramadhan yang penuh ampunan dan berkah ini untuk secara bersama-sama membersihkan serta mensucikan diri lahir dan batin, untuk mencapai insan yang benar-benar Taqwa. Amin… Wallahu ‘alam

Penulis:

Hanya seorang hamba yang ingin berbagi dan bersilaturahmi, mencoba belajar menulis semoga apa-apa yang ditulis membawa manfaat bagi diri sendiri terutama dan bermanfaat untuk orang banyak. Mari tebarkan kebaikan dan jauhkan segala permusuhan semoga bangsa yang kita cintai ini menjadi tempat yang nyaman dan aman untuk menjalani kehidupan menuju kehidupan yang sebenarnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s