Posted in Olahraga

CERITA BERSAMA COMMUNITY ONTHEL SUNGAI SALAK (COSS)

Anggota COSS lagi Tes Onthel masing-masing menanjak di Jembatan Indragiri sekaligus Uji Fisik untuk kelayakan menjadi anggota COSS Walaupun ditengah kabut asap…
Beberapa minggu yang lalu rekan-rekan yang sudah punya sepeda onthel ngumpul bersama untuk memulai kelaikan sepeda masing-masing dengan menempuh rute Sungai Salak – Pulau Palas. Rencana ini sudah disusun beberapa hari sebelumnya dan sekalian untuk menetapkan siapa yang akan menjadi pengurus perkumpulan sepeda tua nantinya.

Kesepakatan dibuat untuk kumpul pada hari minggu tanggal 9 september 2012 di halaman Bakal Sekretariat pada pukul 05.30 wib. Walaupun masih banyak yang telat dan tidak tepat waktu namun semua rekan-rekan akhirnya terkumpul juga sebanyak 12 (dua belas) orang sebagaimana yang diharapkan.

Tanpa banyak buang-buang waktu karena sudah telat, semua langsung menaiki sepeda masing-masing untuk mulai perjalanan menempuh rute Sungai Salak ā€“ Pulau Palas. Pada rute pertama perjalanan untuk menempuh Desa Pulau Palas semua berjalan lancar dan sampai dengan selamat di Desa Pulau Palas. Kebetulan pada hari itu sedang hari Pasar di Desa Pulau Palas.


Sudah hampir pukul 08.00 sembari menikmati suasana pasar Pulau Palas kami segera mencari tempat sarapan pagi untuk menggantikan energi yang terkuras mendayung sepeda tua dengan jarak lebih kurang 12 Km.

Sembari sarapan di salah satu kedai kopi, semua rekan mulai membuka pembicaraan untuk mencari siapa yang akan ditunjuk sebagai ketua (Kepala Ahoi) persatuan sepeda tua ini. Tanpa banyak cincong semua sepakat untuk langsung menunjuk dan menetapkan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara serta anggota seksi seksi. Maka Community Onthel Sungai Salak (COSS) sudah terbentuk sambil sarapan pagi di Desa Pulau Palas.

Anggota COSS sedang Istirahat setelah menguras tenaga menanjak di Jembatan Indragiri…
Mungkin kebetulan saja barangkali, bahwa di Desa ini tepatnya di Pasar Pulau Palas Masih ada peninggalan bangunan yang masyarakat disini menamakan bangunan ini dengan Kantin, bangunan ini adalah warisan atau bekas peninggalan Belanda. Di Sungai Salak juga ada dulunya namun setelah musibah kebakaran beberapa tahun lalu kira-kira tahun 2004 bangunan ini sudah tidak ada lagi.

Jadi kalau boleh ditarik kesimpulan komunitas sepeda tua sungai salak, yang dulu sepeda jenis ini konon banyak digunakan oleh masyarakat baik pada zaman penjajahan Belanda dan sesudahnya, terlahir di dekat Kantin Peninggalan Belanda pula. Dilihat dari sejarah ada kedekatan dan sedikit bernostalgia kembali kemasa-masa silam. Kini Kantin tersebut digunakan sebagian sebagai aktifitas pasar seperti jual beli pada hari pasar seminggu sekali.

Komunitas sudah dibentuk dan karena hari sudah menjelang siang maka kami semua memutuskan untuk kembali. Dalam perjalanan kembali ini sepeda tua mulai berulah. Ada rekan nyeletuk Komunitas belum selamatan makanya kita semua dapat cobaan. Ada 4 (empat) sepeda yang bermasalah namun Alhamdulillah semua bisa diatasi dan selamat sampai kembali di Sungai Salak.

Dua minggu kemudian 23 September 2012 kegiatan KOS adalah memempuh rute Sungai Salak ā€“ Rumbai. Kali ini sengaja ambil jarak tempuh dekat untuk melakukan uji coba sepeda yang masih banyak bermasalah.

Ada kekahwatiran dari sebagian rekan untuk memempuh rute jauh. Disamping alat kelengkapan untuk mekanik belum lengkap seragam juga belum ada.

Namun rute kali ini lumayan berat juga dibanding ke Pulau Palas. Sebab rute kali ini akan memempuh dan mendaki Jembatan Indragiri di Rumbai Jaya. Kali ini adalah benar-benar uji kelayakan dan tes drive buat sepeda tua dan fisik pengendara.

Setelah dilakukan ternyata semua rekan masih lulus dan layak untuk menunggangi sepeda tua karena masih sanggup mendaki Jembatan Indragiri tanpa turun dari sepeda, walaupun semput dan napas sampai keubun-ubun. Biarlah semput sedikit asal berkeringat dan badan sehat dan perut “Kepala Ahoi” bisa kempes sedikit-demi sedikit… hahaha…

Insya Allah Bersambung……………

Penulis:

Hanya seorang hamba yang ingin berbagi dan bersilaturahmi, mencoba belajar menulis semoga apa-apa yang ditulis membawa manfaat bagi diri sendiri terutama dan bermanfaat untuk orang banyak. Mari tebarkan kebaikan dan jauhkan segala permusuhan semoga bangsa yang kita cintai ini menjadi tempat yang nyaman dan aman untuk menjalani kehidupan menuju kehidupan yang sebenarnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s