Posted in Olahraga

PARTISIPASI SEPEDA TUA PADA KIRAB API PON XVIII RIAU 2012 DI SUNGAI SALAK

UPIKA Tempuling tengah memegang Api Kirab PON

Sebelum perhelatan Pekan Olahraga Nasional ke XVIII Riau tahun 2012 dibuka dan dimulai, sebagaimana biasanya akan didahului oleh diaraknya api PON. Api PON ke XVIII Riau 2012 diambil dan dimulai dari lokasi sebuah sumur minyak tua di Minas. Dilokasi inilah api pertama PON ke XVIII Riau 2012 diambil dan disulut oleh Gubernur Riau HM. Rusli Zainal bersama ketua KONI Pusat Toni Suratman serta didampingi oleh Bupati Siak H. Syamsuar, yang selanjutnya akan diarak keliling pada 12 Kabupaten/Kota se-Riau.

Pekan Olahraga Nasional (PON) yang pertama kali dilaksanakan tahun 1948. Filosofis diselenggarakan PON adalah sebagai salah satu sarana pemersatu bangsa melalui kegiatan olahraga. Masyarakat Riau patut berbangga karena Riau telah dipercaya sebagai tuan rumah untuk menyelenggarakan pesta olahraga terbesar ditanah air ini yang dilaksanakan setiap empat tahun sekali, sekaligus dapat berkontribusi untuk tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Hari ini Jum’at 7 Sptember 2012, pagi-pagi sekali persiapan untuk menyambut kedatangan Api PON ke XVIII Riau melewati jalan Propinsi di Kelurahan Sungai Salak sebagai ibukota Kecamatan Tempuling sudah terasa. Para murid sekolah Dasar, siswa SLTP dan SMA sudah siap sedia berbaris berjejer sepanjang jalan dengan memegang bendera kecil untuk menanti kedatangan api PON dengan dipandu oleh para kepala sekolah dan guru masing-masing sekolah.


Tidak ketinggalan rombongan kami para pemilik sepeda tua (rencana akan membentuk komunitas) yang akan ikut berpartisipasi menyemarakan arak-arakan api PON ke XVIII Riau kali ini. Semua anggota dan rekan-rekan pagi-pagi sudah kumpul untuk persiapan dengan memasang atribut berupa bendera kecil berwarna Merah Putih pada sepeda masing-masing.

Dengan cuaca yang cukup mendukung, tepat pukul 09.00 wib. rombongan pembawa api PON tiba di Sungai Salak, yang sebelumnya api PON ini telah diinapkan semalam di Kecamatan Kempas. Tim pembawa api PON disambut tim arak-arakan api PON yang terdiri dari para pelajar SMA I Tempuling yang berjumlah sebanyak 10 orang dan langsung melakukan perjalanan kirab api PON sambil berlari kecil untuk diarak. Arak-arakan dimulai dari depan SMP I Tempuling menuju Pondok Pesantren Darussalam yang akan dilanjutkan ke Ibu Kota Kabupaten Tembilahan.

Arak-Arakan api PON disaksikan oleh warga masyarakat serta teriakan dan yel-yel berisi semangat dan dukungan langsung diberikan oleh ratusan pelajar yang telah berbaris disepanjang jalan dengan melambaikan bendera kecil berwarna merah putih. Tidak ketinggalan rombongan sepeda tua kami ikut pula mengiringi di belakang iring-iringan kirab api PON.

Realitas dan momen ini sangat membanggakan dan penting serta perlu dibuatkan sebuah catatan bahwa tidak mudah untuk bisa menyaksian peristiwa arak-arakan api PON seperti ini terutama di kampung ini. Entah kapan lagi nantinya arak-arakan api PON ini akan terjadi disini dikampung kita ini, sebab kita tidak akan pernah tahu kapan lagi Riau akan mendapat giliran sebagai tuan rumah penyelenggara Pekan Olahraga Nasional. Barangkali hanya anak cucu kita saja lagi yang akan menyaksikan dan membuat catatan kembali nantinya.

Yang lainnya pula, sudah lama sekali rasanya tidak melihat para murid Sekolah Dasar, SLTP dan SLTA turun ke jalan berbaris sambil meneriakan yel-yel dan semangat serta dukungan. Dahulu dizaman orde baru kami semasa masih dibangku Sekolah Dasar sering melakukan hal seperti ini, memegang sebuah bendera kecil sambil melambaikan tangan apabila ada pejabat penting yang datang berkunjung.

Syukur Alhamdulillah kita ucapkan kepada Allah SWT. Karena kita para penggemar Sepeda Tua Sungai Salak yang walaupun dengan apa adanya telah sama-sama berpartisipasi dalam kegiatan ini. Terlepas dari segala kekurangan yang mungkin ada dalam penyelenggaraan PON ke XVII Riau seperti yang banyak diberitakan di mas media, siapapun dia, apapun latar belakang sosial kita, dan sudah menetap serta beranak pinak di bumi Melayu ini, rasanya tidaklah berlebihan untuk ikut berpartisipasi mensukseskan PON ke XVIII Riau 2012 dan bertanggung jawab moral menjaga Marwah Riau.

Selamat Datang Sang Juara…

Walahu’alam

Penulis:

Hanya seorang hamba yang ingin berbagi dan bersilaturahmi, mencoba belajar menulis semoga apa-apa yang ditulis membawa manfaat bagi diri sendiri terutama dan bermanfaat untuk orang banyak. Mari tebarkan kebaikan dan jauhkan segala permusuhan semoga bangsa yang kita cintai ini menjadi tempat yang nyaman dan aman untuk menjalani kehidupan menuju kehidupan yang sebenarnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s