Posted in Olahraga

Duka Timnas dan Duka Suporter

Belum mungkin hilang dalam ingatan kita bersama saat gelar piala AFF beberapa waktu yang lalu dimana Timnas senior begitu garangnya dalam laga-laga awal menyarangkan sikulit bundar ke jaring lawan, menang dan selalu menang dengan skor yang sangat meyakinkan, sehingga mulus meniti puncak hingga Timnas senior masuk final dalam laga AFF menghadapi Harimau Malaya alias Malaysia.

Namun apa daya dan kenyataannya diakhir partai alias partai puncak Piala AFF Timnas senior terseok menghadapi Malaysia sehingga membuyarkan harapan untuk menjadi juara sekaligus membuyarkan impian harapan publik pecinta sepakbola tanah air yang sudah haus akan gelar.

Kemarin kesempatan kedua kembali hadir dimana Timnas U-23 berhasil melenggang ke partai final SEA Games XXVI Palembang-Jakarta 2011 dengan tanpa kendala berarti yakni hanya sekali menerima kekalahan saat menghadapi Malaysia di babak penyisihan grup dan berhasil melaju ke semifinal dengan mengantongi runner up grup di bawah Malaysia.


Dalam pertarungan hidup mati di semifinal untuk meraih tiket final, Timnas U-23 menjajal keseblasan Vietnam sebagai juara grup dengan kemenangan mutlak 2-0 tanpa balas. Semua gembira karena Timnas U-23 bermain sangat baik dan memberikan harapan pada seluruh masyarakat pecinta bola di tanah air bahwa kali ini adalah kesempatan yang baik untuk mencatatkan sejarah kembali bahwa Indonesia sudah bangkit dari keterpurukan di bidang olahraga khususnya sepakbola.

Dengan materi pemain yang bagus dan memiliki kecepatan Timnas U-23 diharapkan dapat meraih medali emas dalam partai final menghadapi Malaysia pada SEA Games XXVI tahun 2011 ini sehingga lengkaplah sudah Juara Umum yang sudah didepan mata diraih oleh Duta-Duta Olahraga Indonesia.

Namun apa yang diharapkan ternyata keberuntungan alias Dewi Fortuna belum berpihak kepada Indonesia. Dengan pertarungan yang sangat melelahkan dibawah kerasnya permainan yang diperagakan anak-anak Harimau Malaya sehingga membuat beberapa para Pemain Timnas U-23 menerima hantaman sehingga ada yang mengalami cedera ringan.

Dalam laga normal kedudukan tetap 1-1 sehingga pertandingan dilanjutkan dengan tambahan waktu. Dalam dua kali perpanjangan waktu kedua tim masih belum berhasil menyarangkan bola ke gawang lawan sehingga pertandingan ditentukan dengan Tendangan Pinalti.

Pinalti sebagai penentu kemenangan ternyata berpihak kepada Malaysia dan bukan kepada Indonesia. Dalam suasana yang dramatis serta penonton di seluruh tanah air yang diliputi ketegangan sepanjang pertandingan dengan degup jantung kencang harus ikhlas melemaskan otot-otot menerima kekalahan setelah gol penentu Malaysia tidak dapat diblok dengan baik oleh Kiper Timnas U-23 Kurnia Meiga yang belum beruntung, sehingga skor 4-3 untuk keunggulan Malaysia.

Harapan dan keceriaan diawal-awal pertandingan berubah menjadi kekecewaan bagaikan duka yang mendalam sebab Timnas U-23 gagal mencatatkan sejarah baru dalam even SEA Games XXVI Palembang-Jakarta 2011.

Duka semakin mendalam dimana 2 (dua) suporter Timnas tewas menjadi korban akibat berdesak-desakan dan terinjak-injak untuk menyaksikan langsung dan mendukung Tim Kesayangan berlaga.

Malam itu 21 Nopember 2011 Sepakbola Tanah Air sepertinya berduka karena gagal meraih dan mencatat sejarah baru pada ajang SEA Games XXVI Palembang-Jakarta 2011 dan kehilangan suporter fanatiknya. Semoga arwah mereka diterima disisi-NYA.

Walaupun sepakbola kita belum berhasil namun beberapa cabang-cabang lain kita sukses sehingga meraih predikat Juara Umum pada SEA Games XXVI Palembang-Jakarta kali ini.

Masih banyak kesempatan lain buat Timnas menunjukan kualitasnya, jangan menyerah, mari Indonesia bangun kembali sepakbola dengan baik dan penuh sportifitas untuk meraih mimpi berlaga kembali di kancah dunia. Semoga…

Dari Berbagai Sumber

Penulis:

Hanya seorang hamba yang ingin berbagi dan bersilaturahmi, mencoba belajar menulis semoga apa-apa yang ditulis membawa manfaat bagi diri sendiri terutama dan bermanfaat untuk orang banyak. Mari tebarkan kebaikan dan jauhkan segala permusuhan semoga bangsa yang kita cintai ini menjadi tempat yang nyaman dan aman untuk menjalani kehidupan menuju kehidupan yang sebenarnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s