Posted in Info Daerah

Kegiatan Pencerahan Jelang Tahun Baru Islam

Ilustrasi
Menjelang masuknya tahun baru Islam 1 Muharram 1433 H tanggal 27 Nopember 2011 dimana saja di Indonesia biasanya akan diperingati dengan kegiatan kegiatan yang bernuansa Islam.

Tanggal 28 Oktober 2011 kemaren Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Tempuling telah mengadakan musyawarah dalam rangka mengisi kegiatan menyambut Idul Adha 1432 H sekaligus menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1433 H di Kecamatan Tempuling.

Hasil musyawarah tersebut telah disepakati bahwa PHBI Kecamatan Tempuling akan dibantu oleh DP KORPRI Kecamatan Tempuling bersempena dengan ulang tahun KORPRI untuk melaksanakan berbagai kegiatan yang bernuansa Islami dalam rangka syiar Islam khususnya di Kecamatan Tempuling

Melihat agenda kegiatan yang direncanakan tampak ada kemajuan yakni disamping yang rutin dilakukan seperti perlombaan Maulid Al-habsyi dengan mengundang Kecamatan tetangga terdekat, perlombaan untuk anak-anak sekolah SD/MI, SLTP/MTs dan SLTA/MA yang bernuansa islami, ceramah agama pada saat acara puncak dengan mengundang penceramah dari luar daerah.


“Dimana letak kemajuannya?”, Kemajuan pelaksanaan kegiatan dalam rangka memperingati tahun baru islam tahun ini adalah rencana akan dilaksanakannya diskusi/seminar tentang Fiqh Islam ataupun perkembangan ilmu-ilmu pengetahuan tentang Islam yang aktual saat ini.

Kegiatan ini akan menghadirkan narasumber yang berkompeten untuk membahas masalah ini yakni dari Kemenag Indragiri Hilir dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Indragiri Hilir. Masyarakat diharapkan dapat antusias untuk mengikuti kegiatan ini.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan akan memberikan penyegaran kembali dan pengetahuan yang benar kepada siapa saja umat muslim khususnya para generasi muda tentang Islam yang benar sebagaimana yang dibawa dan diajarkan oleh ulama-ulama terdahulu yang ilmu tentang agamanya begitu luas dan dalam.

Dewasa ini banyak da’i-da’i muda yang tampil memberikan dakwah tentang agama Islam ditengah-tengah masyarakat kita dengan gaya dan caranya masing-masing. Semua memang bagus-bagus dan menarik untuk disaksikan.

Namun kalau dipikir-pikir rasanya dakwah tidak hanya cukup dengan memberikan ceramah bagaikan seorang entertainer dan cendrung berlebih-lebihan sehingga menghilangkan esensi yang akan disampaikan.

Tak jarang apa yang diucapkan dan disampaikan tidak dilaksanakan oleh yang memberikan tausiyah sehingga tidak memberkas di dalam jiwa sehingga tidak mampu merobah perilaku masyarakat pendengar yang mengikuti dakwah itu sendiri.

Agar kita tidak terjerumus kedalam sesuatu yang tidak pada tempatnya maka kegiatan seperti seminar atau diskusi sebagai pencerahan ini patut dilaksanakan, untuk menambah wawasan bagi anak sekolah dan masyarakat awam terutama penulis sendiri dan kalau bisa dijadikan agenda rutin sebagai benteng bagi generasi muda dalam hal memahami agama Islam yang benar.

Wallahu’alam…

Penulis:

Hanya seorang hamba yang ingin berbagi dan bersilaturahmi, mencoba belajar menulis semoga apa-apa yang ditulis membawa manfaat bagi diri sendiri terutama dan bermanfaat untuk orang banyak. Mari tebarkan kebaikan dan jauhkan segala permusuhan semoga bangsa yang kita cintai ini menjadi tempat yang nyaman dan aman untuk menjalani kehidupan menuju kehidupan yang sebenarnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s