Posted in Pemilu

PEMILU LEGISLATIF DI KAMPUNG SENDIRI

Secara kebetulan saya terlibat dalam susunan penyelenggara Pemilu legislatif tahun ini dalam kesekretariatan. Sebelumnya saya memang belum pernah terlibat dalam kegiatan ini sebagaimana Pemilu 5 tahun lalu yakni tahun 2004, yang kabarnya Kecamatan Tempuling berkasus sehingga sampai ke Mahkamah Konstitusi.

Pelaksanaan Pemilu kali ini di kampung sini berjalan cukup lancar namun menyisakan catatan-catatan buat saya pribadi. Dari sekian banyak parpol yang mengikuti pemilu dan dari sekian banyak caleg yang bekerja keras untuk dapat mendulang suara ternyata ada yang meninggalkan kesan baik dan tidak baik. Dan kesan ini cukup saya pribadi yang menyimpannya.

Secara nasional penyelenggara pemilu legislatif kali ini baik KPU Pusat ataupun KPUD di daerah banyak menuai kritikan, mulai dari DPT yang bermasalah, Sistem TI yang gak berguna sampai persoalan teknis pencontrengan lainnya yang dianggap selalu berubah-ubah.

Kurangnya pengetahuan teknis juga terasa terutama buat penyelenggara pemungutan suara yang saya anggap sebagai ujung tombak dalam pemilu. Hal ini sangat rentan dan dapat menghambat akan kelancaran serta keakuratan data yang dihasilkan setelah selesainya pemungutan suara.

Kenyataan ini dapat dilihat adanya beberapa KPPS yang tidak bisa menyelesaikan serta mengisi format-format laporan serta berita acara dan sertifikat hasil dari pemungutan suara secara sempurna sebagaimana yang seharusnya, sehingga PPK mengalami kewalahan dalam menyusun dan merekap data sebagai laporan ke KPU. Permasalahan ini timbul apakah dikarenakan kurangnya sosialisasi atau sebab lain, sepertinya perlu ditelaah lebih dalam lagi.

Idealnya berdasarkan berita acara dan sertifikat yang telah ditandatangani KPPS dan para saksi partai politik di KPPS adalah data yang sudah valid dan tidak perlu lagi diragukan untuk disempurnakan ulang di PPK. Namun kenyataannya tidak demikian, sehingga di PPK perlu kerja Ekstra lagi melayani permintaan para saksi untuk menghitung dan membetulkan ulang TPS yang bermasalah akibat ketidak sempurnaan data di berita acara. Dan akhirnya jadwal bisa dan jadi molor.

Molornya jadwal juga diakibatkan personil yang bertugas merekap laporan hanya beberapa orang saja dan sepertinya kewalahan karena harus kembali membuka formulir model c dan menghitung ulang berapa suara untuk caleg bagi DPR Pusat dan Propinsi, yang semestinya telah dihitung saat pleno pertama.

Selain itu banyaknya jumlah parpol peserta pemilu juga ikut andil membuat penyelenggara kewalahan. Kedepan menurut saya tidak perlu sebegitu banyak parpol sebab semakin banyak parpol semakin semrawut serta membuat bingung pemilih. Mendingan dipilih nyatanya cuma pajangan saja. Tidak jelasnya arah dan kebijakan parpol itu sendiri juga membuat parpol tidak mendapat simpati masyarakat.

Sebagai bahan catatan terakhir saya hanya menyarankan buat perkembangan demokrasi yang banyak diinginkan oleh orang-orang mesti mengedepankan etika dan moral serta sifat-sifat jujur dalam meraih sesuatu agar negara dan bangsa ini semakin maju dan makmur. Dan jangan lupa bagi anda yang tidak masuk DPT dalam Pileg kemaren dimohon proaktif juga mendaftarkan dan melaporkan diri kepetugas sebab saya pikir setiap warga negara punya kewajiban untuk mensukseskan pestanya rakyat dan bukan hanya tugas segelintir orang.

Ada ungkapan yang masih teringat oleh saya beberapa waktu lalu sebelum Pileg bahwa leluhur kita dahulu berjuang mengorbankan segalanya untuk dapat mempertahankan negara ini tetap tegak. Dan sekarang tugas kita mengisi kemerdekaan negara ini dengan saling bekerjasama mensukseskan agenda nasional yakni pemilu buat kelangsungan dan kesinambungan Pemerintahan yang legitimit. Mari sama-sama mensukseskan dan menciptakan suasana yang aman damai serta kondusif dalam Pilpres akan datang yang tinggal menghitung hari.

Selanjutnya terserah anda… karena negeri ini sekarang katanya negeri Demokrasi… siapa saja bebas berbuat, asal tidak melanggar aturan dan undang-undang serta menjadi demokrasi yang kebablasan… tanpa arah dan tujuan mulia yakni benar-benar berbuat untuk menyejahterakan rakyat… memajukan dan memakmurkan bangsa….

Wallahu’alam

Penulis:

Hanya seorang hamba yang ingin berbagi dan bersilaturahmi, mencoba belajar menulis semoga apa-apa yang ditulis membawa manfaat bagi diri sendiri terutama dan bermanfaat untuk orang banyak. Mari tebarkan kebaikan dan jauhkan segala permusuhan semoga bangsa yang kita cintai ini menjadi tempat yang nyaman dan aman untuk menjalani kehidupan menuju kehidupan yang sebenarnya.

One thought on “PEMILU LEGISLATIF DI KAMPUNG SENDIRI

  1. alhamdulilah…
    Selamat akhirnya golput berhasil memenangkan jumlah suara terbanyak!
    Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Partai Golput,
    baik yang dengan penuh kesadaran dan keikhlasan maupun yang tidak.
    Lho, maksudnya? Gak Jelas?😐

    Sudah saatnya kita ganti sistem!
    Sistem yang lebih “pro rakyat” dan lebih “berbudi”…
    Ayo kita ganti secepatnya, “lebih cepat lebih baik”…
    Mari kita “lanjutkan” perjuangan dakwah untuk menegakkannya!
    Sistem Islam, petunjuk dari Sang Maha Pencipta!

    Lihatlah dengan hati dan fikiran yang jernih!
    Aturan Sang Maha Pencipta diinjak-injak
    dan diganti dengan aturan yang dibuat seenak udelnya!
    Dan lihat akibatnya saat ini, telah nampak kerusakan
    yang ditimbulkan oleh sistem sekulerisme dan turunannya
    (seperti: kapitalisme, sosialisme, demokrasi, dsb) di depan mata kita!

    Banyak anak terlantar gara2 putus sekolah.
    Banyak warga sekarat gara2 sulit berobat.
    Banyak orang lupa gara2 ngejar2 dunia.
    Dan banyak lagi masalah yang terjadi gara2 manusia nurutin hawa nafsunya.

    Lihat saja buktinya di
    http://hizbut-tahrir.or.id/2009/05/12/kemungkaran-marak-akibat-syariah-tidak-tegak/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alwaie/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alislam/
    dan banyak lagi bukti nyata yang ada di sekitar kita!

    Untuk itu, sekali lagi saya mohon kepada semua pihak
    agar segera sadar akan kondisi yang sekarang ini…
    dan berkenan untuk membantu perjuangan kami
    dalam membentuk masyarakat dan negeri yang lebih baik,
    untuk menghancurkan semua bentuk penjajahan dan perbudakan
    yang dilakukan oleh manusia (makhluk),
    dan membebaskan rakyat untuk mengabdi hanya kepada Sang Maha Pencipta.

    Mari kita bangkit untuk menerapkan Islam!
    mulai dari diri sendiri.
    mulai dari yang sederhana.
    dan mulai dari sekarang.

    Islam akan tetap berlaku hingga akhir masa!
    Dan Islam akan menerangi dunia dengan cahaya kemenangan!
    Mohon maaf apabila ada perkataan yang kurang berkenan (-_-)
    terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.

    wassalamu alaikum wr. wb.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s